News & Events

BKKBN Provinsi melalui Badan KBPPA (Kekuarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Labuhanbatu Utara, bekerjasama dengan PKK Kabupaten Labura dalam kegiatan Kesatuan Gerak PKK- KK Kesehatan Kabupaten Labura 2016. Melakukan Bakti Sosial Pelayanan Akseptor Tubektomi di RS. Indrya Husada Membang Muda, Senin (22/11).

Akseptor atau orang yang menerima serta mengikuti (pelaksanaan) program keluarga berencana sejumlah 98 orang, dari 116 yang mendaftar dari 8 (delapan) Kecamatan di Kabupaten Labura. 4 (empat) orang gagal 2 (dua) orang dilarang suami, berubah pikiran saat akan melakukan operasi, 2 (dua) orang gagal melakukan operasi, karena telah melakukan operasi bersalin 2 (dua) kali. Sehingga tidak diperbolehkan untuk melakukan Tubektomi. 14 orang lagi yang mendaftar tidak hadir mengikuti Akseptor Tubektomi. Hal ini dijelaskan oleh Ngadri Kabid KB.

Peserta pelayanan Absektor MOW (Metode Operasi Wanita) Tubektomi ( pemotongan saluran indung telur (tuba fallopi) sehingga sel telur tidak bisa memasuki rahim untuk dibuahi), tidak dalam kondisi hamil dan masih belum masa menopouse. Ini dilakukan untuk menekan angka kelahiran di Kabupaten Labura.

Kaban KBPPA Kabupaten Labura Nursahada melalui Kabid KB, Ngadri menjelaskan BKKBN Provinsi menyediakan tenaga Dokter, obat dan peralatan. KBPPA Kabupaten Labura, Dinas Kesehatan dan Kesatuan Gerak PKK KBKES (Keluarga Berencana Kesehatan) menyediakan pasien dan tenaga pembantu.

Ngadri lebih jauh menjelaskan, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi di 8 (delapan) Kecamatan oleh tenaga PLKB (Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana) bersama PPLKB (Pengawas Penyuluhan Lapangan Keluarga Berencana) di Kecamatan. Dan juga bekerja sama dengan Puskesmas dan Bidan Desa yg ada di kecamatan masing-masing” terang Kabid KB di KBPPA ini.

Saat berlangsungnya operasi Tubektomi tampak di hadiri oleh Ketua PKK ibu Hj. Elli Zarwaty dan rombongan ibu-ibu PKK Kabupaten Labura.(bn/ss-lu)

Sumber: Suarasumut.com

Tinggalkan Balasan