Mekanisme Gerakan PKK

Mekanisme adalah pandangan bahwa interaksi bagian-bagian dengan bagian-bagian lainnya dalam suatu keseluruhan atau sistem yang menghasilkan kegiatan atau fungsi-fungsi sesuai dengan tujuan.
  • Gerakan PKK merupakan Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat.
  • Pemberdayaan Keluarga meliputi segala upaya Bimbingan, Pembinaan dan Pemberdayaan agar keluarga dapat hidup sejahtera, maju dan mandiri.
  • Tim Penggerak PKK adalah Mitra Kerja Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang demi terlaksananya program PKK.
  • Tim Penggerak PKK adalah warga masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, perorangan, bersifat sukarela, tidak mewakili organisasi, golongan, parpol., lembaga, atau instansi, dan berfungsi sebagai perencana, pelaksana, dan pengendali gerakan PKK.

Tujuan Gerakan PKK adalah memberdayakan keluarga untuk Meningkatkan kesejahteraan lahir batin menuju terwujudnya keluarga yang :

  • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
  • Berakhlak mulia dan berbudi luhur,
  • Sehat sejahtera,
  • Maju mandiri,
  • Kesetaraan dan keadilan gender,
  • Serta kesadaran hukum dan lingkungan.

Sasaran Gerakan PKK adalah Seluruh Anggota Keluarga yang masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan kemampuan dan kepribadiannya dalam bidang :

  • Mental spiritual, meliputi sikap dan perilaku sebagai insan hamba Tuhan, anggota masyarakat dan warga negara yang dinamis serta bermanfaat, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Fisik material, meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan, kesempatan kerja yang layak serta lingkungan hidup yang sehat dan lestari melalui peningkatan pendidikan,
  • pengetahuan dan keterampilan.
  • Gerakan PKK dikelola oleh Tim Penggerak PKK yang dibentuk di : Pusat, Propinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan.
  • Hubungan kerja antara Tim Penggerak PKK Pusat dengan Daerah adalah bersifat Konsultatif dan Koordinatif dengan tetap memperhatikan hubungan hierarkis.
  • Untuk mendekatkan jangkauan pemberdayaan kepada keluarga-keluarga secara langsung, dibentuk kelompok-kelompok PKK RW, RT dan kelompok Dasa Wisma.
  • Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.
  • Dapat membaca dan menulis.
  • Relawan.
  • Peduli terhadap upaya pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
  • Bersifat perorangan dan tidak mewakili suatu organisasi, golongan, partai politik, lembaga atau sektor.
  • Mempunyai waktu yang cukup.
  • Memiliki kemauan dan etos kerja yang tinggi.

Untuk mendukung pelaksanaan program-program gerakan PKK, dibentuk Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK baik di Pusat maupun di Propinsi, Kabupaten / Kota, Kecamatan dan Desa / Kelurahan.

Diketuai oleh:

Mendagri, Gubernur, Bupati / Walikota, Camat dan Kepala Desa / Lurah.

Anggota:

Pimpinan Instansi / Lembaga yang membidangi tugas–tugas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, para tokoh/pemuka masyarakat, petugas lapangan Instansi dan Lembaga Kemasyarakatan yang ditetapkan dengan keputusan Dewan Penyantun.